photo fgr_zpsa263fa65.gif

Headlines News :

 photo vanuatu_zpsed2b2tvn.jpg
Marilah Berjuang Dengan Sunguh-Sunguh Dan Serius, Setia, Jujur, Bijaksana, Aktif Serta Kontinuitas. Diberdayakan oleh Blogger.
     photo aktifmenulis_zps397205a9.jpg

    ★★★Berita Duka ★★★

     photo Banner2_zps5035c662.jpg

    ★★★Radar Malang★★★

    Tampilkan postingan dengan label Seruan Aksi. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label Seruan Aksi. Tampilkan semua postingan

    SERUAN AKSI AlIANSI MAHASISWA PAPUA (AMP)

    SERUAN AKSI ALIANSI MAHASISWA PAPUA (AMP)

    Bendera Aliansi Mahasiswa Papua (AMP)
    Tidak Akan Ada perubhan tanpa ada pergerakan, Pembebasan Nasional Rakyat Papua sesunguhnya akan terwujud ketika ada aksi-aksi nyata dari setiap Gerakan Massa Mahasiswa Perempuan dan Seluruh Rakyat Papua. 

    Kita jangan Perna Bermimpi akan datanya Penyelamat dari langit bahkan dari dunia manapun, jangan perna Menaruh Harapan pada perkembangan Politik yang belum pasti.

    100% yang menentukan bangsa Papua terlepas dari penindasan dan pengisapan/(PAPUA MERDEKA); hanyalah Orang Asli Papua, Hanya mahasiswa Papua, Hanya Perempuan Papua, Hanya Petani Papua, Hanya Nelayan Papua, dan Hanya Masyarakat Adat Papua itu sendiri.

    Dengan Moment 1 Mei Hari aneksasi papua Kedalam NKR kami mengajak seluruh Mahasiswa Papua dan rakyat Papua yang ada di setiap kota untuk dapat berpartisipasi dalam aksi ini. Bangkit dan lawan saatnya bertindak untuk menuju kemerdekaan yang sejati, kemerdekaan yang Hakiki Salam Jabat Hati,

    Untuk Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Malang Raya, Aksi akan dimulai Pukul 09.00-Selesai. Titik Kumpul dan Start di Depan Stadion Gajayana Sampai di Depan Walikota Malang. Seruan Pemberitahuan ini disampaikan kepada seluruh pelajar, mahasiswa, pemuda, dan rakyat papua yang ade di kota malang, batu dan sekitarnya. Sekian dan Terimakasih.
     
     Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Malang
     
    HUMAS AKSI

    Wim Ane Yege
     
    Disposkan: SWP-NEWS
     
    Situs ini adalah situs online aktivis suara papua merdeka yang dikembangkan oleh Biro Media dan Propaganda Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Malang-Surabaya. Anda diperkenankan untuk BERBAGI (menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun) dan ADAPTASI (menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial). Informasi dalam situs ini masih harus dikonfirmasi kepada pengelola situs di melanesiapost@gmail.com (Activis Independence of Papua/Pengembang Situs)

    AMP Komite Pusat: Salam Perjuangan Tiap Komite Kota!

    Foto: Logo AMP | Dok. AMP

    AMP Malang-Surabaya, Nasional Papua Barat -- Aliansi Mahasiswa Papua Komite Pusat [AMP KP] mengucapkan ucapan salam berjuang kepada masing-masing Kota yang telah menyatakan Trikora adalah Ilega.

    "Salut buat kawan-kawan; Amp Komite Kota Jabar, AMP Komite Kota Bogor, Amp Komite Kota Yogyakarta, Amp Kota Solo, Amp Komite Kota Semarang-Salatiga, Amp Komite Kota Surabaya-Malang, dan juga Kawan kami Wiwince Pigome sebagai International West Papuan Students Alliance - Curtin University. yang turun pada empat titik wialayah komite kota, Kobarkan terus api perjuagan Lawan dan usir segala bentuk penjajahan oleh Kolonialisme Imperialisme, Militerisme. Salam Pemberontakan.....!!!!" oleh AMP KP melalui Facebook.com, dikutip AMP Malang-Surabaya, Jumat (19/12/2014), Waktu malam Tanah Jawa.

    Ini Pernyataan Sikap:

    Aliansi Mahasiswa Papua
    “TRIKORA 19 Desember 1961 Ilegal, Berikan Kebebasan dan Hak Menentukan Nasib Sendiri Bagi Rakyat Papua Sebagai Solusi Demokratis”

    Pernyataan Sikap 
    Salam Pembebasan...

    Tanggal 19 Desember 1961, Soekarno mengumandangkan TRIKORA di Alun-Alun Utara Yogyakarta dengan tujuan untuk mengagalkan pembentukan Negara Papua Barat yang telah dideklarasikan pada 1 Desember 1961. 

    TRIKORA merupakan ekspresi awal dilakukannya penjajahan Indonesia atas Negara Papua Barat yang faktanya bukan bentukan Belanda.

    Realisasi dari isi Trikora, Soekarno sebagai Panglima Besar Komando Tertinggi Pembebasan Irian Barat (Sekarang Papua) mengeluarkan Keputusan Presiden No. 1 Tahun 1962 yang memerintahkan kepada Panglima Komando Mandala, Mayor Jendral Soeharto untuk melakukan operasi militer dengan nama Operasi Mandala ke wilayah Papua Barat untuk merebut wilayah itu dari tangan Belanda.

    Akhirnya dilakukan beberapa gelombang Operasi Militer di Papua Barat dengan satuan militer yang diturunkan untuk operasi lewat udara dalam fase infiltrasi seperti Operasi Banten Kedaton, Operasi Garuda, Operasi Serigala, Operasi Kancil, Operasi Naga, Operasi Rajawali, Operasi Lumbung, Operasi Jatayu.

    Operasi lewat laut adalah Operasi Show of Rorce, Operasi Cakra, dan Operasi Lumba-lumba. Sedangkan pada fase eksploitasi dilakukan Operasi Jayawijaya dan Operasi Khusus (Opsus).  Melalui operasi ini wilayah Papua Barat diduduki, dan dicurigai banyak orang Papua yang telah dibantai pada waktu itu.

    Hingga kini, Militer (TNI-Polri) merupakan alat negara Indonesia yang paling ampuh untuk menghalau gejolak perlawanan Rakyat Papua yang menghendaki kemerdekaan sepenuhnya dari Indonesia. Berbagai kasus pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) Rakyat Papua terjadi akibat kebrutalan Militer Indonesia.

    Berbagai aksi kebrutalan Militer Indonesia terus berlanjut, pada dekade 1980an-1990an terjadi pembunuhan terhadap tokoh Nasionalis Papua Arnold Clemens Ap pada 26 April 1984 disertai pengungsian besar-besaran ke Papua New Guinea (PNG), kemudian pembunuhan terhadap DR. Thomas Wanggai pada 13 Maret 1996. Pada dekade 2000an terjadi pembunuhan oleh pasukan khusus Tentara Nasional Indonesia (Kopassus) terhadap Ketua Dewan Presidium Papua (PDP) Theys Hiyo Eluay pada 10 November 2001. Dekade 2010 terjadi penembakan kilat terhadap Ketua I Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Mako Tabuni pada 14 Juni 2012. Hingga penangkapan terhadap aktivis KNPB Wamena dan penembakan kilat terhadap Kordinator Komisariat Militan KNPB Pusat Hubertus Mabel pada tanggal 16 Desember 2012 di Wamena.

    Pada Tanggal 8 Desember 2014 terjadi  pembunuhan Luar biasa di paniai oleh TNI-Polri yang mengakibatkan  22 orang masyarakat sipil diantanya  5 Orang siswa SMA meninggal dunia dan 17 lainya luka-luka kritis.

    Dan masih banyak lagi berbagai kasus kejahatan terhadap kemanusian yang dilakukan Militer Indonesai terhadap Rakyat Papua lainnya yang tidak terhitung jumlahnya.

    Kenyataan ini membenarkan kehadiran Indonesia di Papua bertujuan untuk menguasai dan menjajah, tidak untuk membangun Rakyat Papua.

    Maka, Aliansi Mahasiswa Papua menuntut dan mendesak rezim JOKOWI-JK untuk segera;
    1. Berikan Kebebasan dan Hak Menentukan Nasib Sendiri Sebagai Solusi Demokratis Bagi Rakyat Papua.

    2. Tarik Militer (TNI-Polri) Organik dan Non-Organik dari Seluruh Tanah Papua Sebagai Syarat Damai.

    3. Tutup Freeport, BP, LNG Tangguh dan MNC lainnya Yang Merupakan Dalang Kejahatan Kemanusiaan di Atas Tanah Papua.

    Demikian pernyataan sikap ini, kami menyerukan kepada seluruh Rakyat Papua untuk Bersatu dan Berjuang merebut cita-cita Pembebasan Sejati Rakyat dan Bangsa Papua Barat. Dan atas perhatian dan dukungan seluruh Rakyat Papua, kami ucap terima kasih. Tuhan beserta kita.

    Salam!

    19 Desember 2014


    AMP Komite Kota dari berbagai daerah telah menunjukkan ke dunia bahwa inilah kami, semangat perjuangan tetap hidup. (Admin)

    Mahasiswa NTB Desak Pemerintah Cabut Izin Newmont dan Freeport

    Header advertisement
    Mataram, Jubi/Antara – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi wilayah Nusa Tenggara Barat mendesak pemerintah mencabut izin usaha pertambangan PT Newmont Nusa Tenggara dan PT Freeport karena melanggar hukum Indonesia.

    Desakan itu disampaikan ketika berunjuk rasa di depan Kantor Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Nusa Tenggara Barat (NTB), di Mataram, Senin (2/2/2015).

    “PT Newmont dan PT Freeport harus tunduk terhadap sistem perundang-undangan di Indonesia. Jika tidak, pemerintah harus tegas mencabut izin usaha pertambangan kedua perusahaan itu,” kata koordinator aksi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) NTB, Adi Faisal.

    Dalam orasinya, ia mengatakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah melakukan pertemuan dengan PT Freeport Indonesia untuk membicarakan ulang terkait nota kesepahaman (MoU) tentang pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 103 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 4/2009 tentang Minerba, bahwa operasi produksi perusahaan tambang wajib melakukan pengolahan dan pemurnian di dalam negeri.

    “Tidak segera membangun smelter di Papua menegaskan bahwa Freeport sengaja tidak mematuhi sistem perundang-undangan di Indonesia,”

    PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) yang beroperasi di Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB, pada posisi sama dengan Freeport. Pertengahan 2014, Newmont menghina Indonesia dengan menggugat ke Pengadilan Arbitrase Internasional atas ketidakmauan PT NNT menerima UU Republik Indonesia tentang ekspor bahan mentah hasil pertambangan.

    Kepala Distamben NTB, Muhammad Husni, mengatakan pihaknya tidak bisa bertindak terlalu jauh terkait persoalan UU Minerba yang mengharuskan perusahaan tambang, termasuk PT Newmont, membangun smelter karena merupakan kewenangan pemerintah pusat. (*)

    Seruan aksi 1 Desember 2014 AMP Akan Turun Jalan di Jakarta

    Semua hasil karya yang dimuat di situs ini baik berupa teks, gambar dan suara serta segala bentuk grafis (selain yang berkode IST) menjadi hak cipta SPM Group Online

    1 Desember 2014 AMP Akan Turun Jalan di Jakarta

    Seruan aksi....!!!
    Dalam rangka memperingati 53 Tahun Deklarasi Papua Batat 1 Desember 1961. Kami mengajak seluruh mahasiswa/i Papua Batat yang berada di Jawa dan Bali untuk dapat hadir dalam aksi demo damai pada:
    Hari/tgl : senin 1 Desember 2014

    Pukul : 07.00 s.d selesai
    Rute Aksi : Bundaran HI - Istana Negara
    Titik kumpul : Pasar Minggu, PGC Cililitan, Kampus UKI, Bundaran HI.
    Demikian Seruan aksi ini kami buat, atas partisipasi kawan-kawan kami ucapkan jabat Erat.
    Salam pemberontakan.
     
     photo bendera-bintang-kejora-dan-cewek-bule-jpg1_zps4a30c64f.jpg
     photo SALAMPEMBEBASANDANREVOLUSI_zpsbdffla8q.gif