photo fgr_zpsa263fa65.gif

Headlines News :

 photo vanuatu_zpsed2b2tvn.jpg
Marilah Berjuang Dengan Sunguh-Sunguh Dan Serius, Setia, Jujur, Bijaksana, Aktif Serta Kontinuitas. Diberdayakan oleh Blogger.
     photo aktifmenulis_zps397205a9.jpg

    ★★★Berita Duka ★★★

     photo Banner2_zps5035c662.jpg

    ★★★Radar Malang★★★

    Tampilkan postingan dengan label knpb. Tampilkan semua postingan
    Tampilkan postingan dengan label knpb. Tampilkan semua postingan

    Berita Duka: Kami di Barisan AMP Turut Berduka Cita Sedalam-Dalamnya Atas Terpanggilnya Aktivis Pahlawan Sejati Kami "Martinus Yohame"

    Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Malang Raya Turut Berduka Cita Sedalam-Dalamnya
    Atas Kepergianmu Kepada Bapa Yang Maha Kuasa, Pahlawan Sejati Kami di Barisan KNPB Yakni :

    "Martinus Yohame"
    Ketua KNPB Sorong Raya

    Foto List Ketua KNPB Biak

    “Tawa dan tangis datang silih berganti, menyertai tiap langkah perjalanan hidupmu mempjuangkan kemerdekaan bangsa papua barat (Melanesia) untuk menetukan nasib sendiri dengan penuh masa rintangan, hadangan,  cobaan yang telaha lalui, Tanpa terasa sudah satu demi satu aktivis dan pejuang papua merdeka telah diculik dan dibunuh oleh kolonial indonesia, Biarkan kami (Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Malang Jawa Timur) mengiringi kepergianmu di hari ini, Dari hati semoga abadi, izinkan kami ucapkan belasungkawa, segelintir doa dan harapan untukmu, "Selamat Jalan Pejuang Sejati Kami", semoga Tuhan senantiasa menyertai perjuangan setiap langkahmu unuk memperjuangkan menuju pembebasan papua barat”. Kami Barisan AMP, GP3PB, GEMPAR, KNPB DLL akan terus berjuang sampai PAPUA MERDEKA.
      
       ” SALAM PEMBEBASAN dan SALAM REVOLUSI “


    Image
    Image
    Srkretariat : Jln. Kenanga , RT 05.RW 03 Sumber Sekar Dau Batu-Malang
    E-Mail : melanesiapost@gmail.com


    Tlp / HP : 082221003363

    Turut Berduka Cita sedalam-dalamnya atas terpanggil oleh Tuhan Allah Bangsa Papua Tn. Maklon Mayor

    Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Malang Raya Turur Berduka Cita Sedalam-dalamnya atas terpanggil oleh Tuhan Allah Bangsa Papua Tn. Maklon Mayor, Salah satu Anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Komisariat Milita


    Dari lubuk hati kami yang paling dalam, kami Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Komite Kota Se-Malang Raya turut merasakan duka cita atas terpanggil oleh Tuhan Allah Bangsa Papua Tn. Maklon Mayor, Salah satu Anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Komisariat Militan Timika Kami Yang Kami Banggakan Yakni:

    " Tn. MAKLON MAYOR "
    Semoga Tuhan mengampuni dosa Almarhum, ditempatkan diantara orang-orang yang beriman, dan keluarga yang ditinggalkan selalu diberi ketabahan dalam menerima cobaan ini. Amien
    Dia telah mengarungi kehidupannya dengan penuh keindahan, serta menyebarkan keindahan dalam kehidupan orang lain. Sekarang saatnya dia  merasakan keindahan yang jauh lebih besar.



    Tidak mudah untuk merelakan kepergian orang yang kita cintai. Tapi jika kita bisa melihat kebahagiaan mereka di sisi sang pencipta, maka kita akan tersenyum bahagia.





    Kronologis:
     Berita duka atas terpanggil oleh Tuhan Allah Bangsa Papua Tn. Maklon Mayor, Salah satu Anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Komisariat Militan Timika menghembuskan nafas terakhir  di Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) SP 1 Timika, Pada rabu 06 agustus 2014 pukul 13:00 Wpb.

    Tn. Maklon Mayor  Umur  54 tahun adalah anggota tetap Militan Knpb Wilayah Timika sector Kapim, beliau menghempus Nafas terakhir hari ini, sebelumnya beliau menderita penyakit Ginjal dari bulan april 2014 sampai kini sudah empat bulan lamanya almarhum menderita.

    Almarhum Mayor, juga salah satu anggota Tukan bangunan kantor Papua Merdeka (Free West Papua Office) dalam negeri, Knpb & PRD Wilayah Bomberay.

    “kata terakhir dari Almarhum Tn. Maklon Mayor bahwa BIAR SAYA DI PANGGIL TUHAN ALLAH BANGSA PAPUA SEMANGAT JUANG UNTUK PAPUA MERDEKA KU TINGGALKAN SEBAGAI KENANGAN UNTUK SEMUA KAWAN-KAWAN PEJUANG SEJATI PAPUA MERDEKA” Begitu ungkapan beliau saat dia masih dirumah sakit.
    Ini identitas bio data Almarhum;
    Nama                                    : Maklon Mayor
    Jenis Kelamin                        : Laki-laki
    Tempat Tanggal Lahir            : Biak, 12 Desember 1959
    Agama                                  : Kristen Protestan
    Jumlah Saudara                     : 03 orang
     Suku bangsa                        : Biak Papua Barat
    Pekerjaan/Profesi                  : Aktivis Knpb (Militan KNPB Timika)
    Alamat                                  : Timika West Papua
    Status Perkawinan                : Kawin
    Jumlah anak                          : 05 Orang

    Keluarga besar Aktivis Papua Merdeka AMP dan GP3PB Wilayah Malang Raya mengucapkan selamat berduka cita atas Almarhum Tn. Maklon Mayor atas Perjuangan Pembebasan Nasional sehingga dipanggil Tuhan yang maha Kuasa, semoga Arwamu diterima disisi Tuhan Allah Bangsa Papua.

    INDONESIA HARUS BERTANGGUNG JAWAB ATAS PEMBUNUHAN MARTINUS YOHAME

    NEGARA HARUS BERTANGGUNG JAWAB ATAS PEMBUNUHAN MARTINUS YOHAME


    Kunjungan kerja Negara dalam hal ini Presiden Rebuplik Indonesia Susilo Bambang Yudoyono (SBY) ke Papua dalam rangga peresemian wisata Raja Ampat di Sorong dan presemian Tugu Kristus Raja di Mansinam Manokwari pada tanggal 20-25 Agustus 2014 di Papua telah membunuh Aktivis Papua Merdeka yaitu Ketua komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Sorong Raja kepala burung Martinus Yohame.
    Penculikan dan Pembunuhan terhadap ketua KNPB wilayah Sorong dilakukan untuk mengamankan perjalanan pimpinan Nekara klonial NKRI di Papua, Sebab sebelum kujungan Presiden rebuplik Indonesia (SBY) ke Sorong dan Manokwari Ketua KNPB wilayah sorong Almarhum Martinus Yohame dan Parlemen Rakyat Daerah (PRD) wilayah Sorong telah mengelurkan stekmen dalam jumpa press dengan menghadirkan sejumlah Wartawan yang berada di wilayah sorong kota pada tanggal 19 Agustus 2014 di depan walikota sorong pada pukul 15.00 WPB .

    Dalam konfrensi press dengan wartawan itu ketua KNPB wilayah Sorong Raja Martinus Yohame (almarhum) dengan tegas menolak kedatangan SBY di Papua. Karna peresmian Wisata di raja Ampat waisai itu tidak mengutungkan rakyat pribumi yang berdomisili di wilayah setempat namun hanya mengutungkan devisa negara tanpa memperhatikan rakyat kecil di wilayah tersebut juga pada umumnya tidak mengutungkan orang Asli Papua.

    Sejumlah kekayaan alam yang di kelola oleh Negara di Papua Barat seperti PT.FI di Timika dan minyak di sorong selama sekian tahun beroperasi di Papua namun rakyat tetap miskin diatas kekayaan alamnya sendiri. Maka Ketua KNPB wilayah sorong Martinus Yohame Menolak kedatangan SBY dalam peresmian Wisata di raja ampat yang akan mengutugnkan negara tersebut.

    Dengan demikian untuk mengamankan atau mensuksekan kegiatan presemian Taman Wisata Raja Ampat dan juga persemian Tugu Kristus Raja di Manokari Ketua KNPB wilayah Sorong MARTINUS YOHAME harus diculik dan dibunuh secara sadis oleh Negara untuk mengamankan kepentingan Negara di Papua Barat. Kerena Negara menilai siapa pun yang menghambat kepentingan dan kekuasaan negara setiap aktifis papua yang lantang bersuara menolak semua kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat kecil diangkap musuh Negara dan penghambat maka Martinus Yohame ketua KNPB wilayah Sorong menjadi korban penculikan dan Pembunuhan oleh Negar Kesatuan Republik Indonesia NKRI sebelum SBY berkujung ke Papua.

    Berdasarkan hal tersebut diatas kami KNPB menilai penculikan dan Pembunuhan Ketua KNPB wilayah Sorong Martinus Yohame Merupakan korban kejahatan Negara sama seperti penculikan dan pembunuhan tokoh pejuang lainnya seperti THEYS H. ELUAY, KELY KWALIK, MAKO TABUNI,TITUS MURIB HUBERTUS MABEL dan sejumlah pejuang lain yang menjadi korban kekerasan negara.

    Peryantaan Polda Papua dan Pangdam mengatakan melalui media cetak yaitu Suluh Papua edisi hari jumat 29 Agustus 2014 bahwa, polisi sulit percaya terhadap Penemuan Mayat di pulau Dom sorong. Karena keluararga menolak otopsi maka mayat yang ditemukan tersebut belum bisa pastikan itu jenaza Martinus Yohame atau tidak,,,? 

    Hal ini kami menilai bukan baru ketiga aktivis papua merdeka dibunuh dan bahasa seperti ini selalu diungkapkan Oleh Negara terhadap Orang Papua dan menjadi lagu lama. Karena beberapa hal menjadi pertanyaan bagi kami KNPB.


    Pertama Siapa menemukan mayat Martinus Yohame di pulau dom pada tanggal 26 Aggustus 2014, ? menurust media yaitu Tabloid Jubi edisi 26 Agutustus megatakan bahwa Mayat Martinus Yohame di Temukan oleh seorang nelayan pada pukul 07 di pulau dom namun nama nelayan itu tidak disebutkan nama nelayannya jadi nelayan menemukan mayat itu siapa ?

    Kedua siapa yang bawa Mayat Martinus Yohame ke rumah sakit Umum kota Sorong apakah nelayan itu yang bawa ke rumagh sakit ?

    Ketiga menurut tabloid jubi mayat Maritinus Yohame ditemukan di pulau dom jam 07 tetapi kenapa keluarga dan Pengurus KNPB wilayah sorong temukan mayat pada pukul 15.00 WPB, kenapa sejak ditemukan jam 7 tidak diinformasikan kepada keluarga dan KNPB ?


    Keempat menurut Menurut hasil Visum yang dilakukan tim identifikasi rumah sakit umum Kota Sorong , ditemukan sebuah luka tembak di dada sebelah kiri, wajah korban juga hancur oleh pukulan benda keras. “ Kami temukan ada luka tembakan di dada kiri, dia punya muka hancur “ ungkap Yori petugas RSUD Sorong. Kedua kaki dan dan tangan korban juga dalam posisi terikat, diduga jasadnya akan ditenggelamkan ke Laut.

    Pihak rumah sakit tidak perna sampaikan kepada keluarga dan KNPB tentang siapa yang menemukan mayat Martinus Yohame dan siapa yang membawa mayat Martinus Yohame ke rumah sakit Umumum kota sorong ?

    Yang Kelima, Almarhum Martinus Yohame diculik sebelum SBY kujungan datang ke Papua lebih khusus ke Sorong, dan selama 5 hari belum ditemukan, kemudian setelah SBY melakukan kujuangan balik ke Jakarta mayat almarhum Martinus Yohame ditemukan ?

    Yang Keenam Martinus Yohame bukan orang stress bukan orang gila dia bukan bunuh diri dan bukan juga dia mengalami kecelakaan tapi di dibunuh secara sitematis oleh orang terlati..?


    Berdasarkan hal tersebut diatas kami menilai Penculikan dan Ketua KNPB wilayah Sorong Martinus Yohame dilakukan oleh orang-orang yang professional dan terlati, dan jejak atau rencana penculikan dan pembunuhan Ketua KNPB dilakukan secara rapi terstrutur dan diatur sedemikian rupah supaya jejak tidak bisa diketahui oleh public dan KNPB serta Keluarga.

    Oleh karena itu apa yang dikatakan oleh polda dan pangdam merupakan lagu lama yang membagun opini yang membigungkan semua orang. Kami tau bahwa Pencuri tidak pernah mengakui bahwa, dia pencurinya demikian juga pembunuh tidak pernah mengakui bahwa dia adalah pembunuh, apa lagi penjajah tidak akan pernah mengaukui terhadap indentitas dan kebenarn orang lain.


    Oleh Karena itu kami bandan Pengurus Pusat Komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB ) menyampaikan sikap sebagai Berikut:
    1. Presiden Rebuplik Indonesia Susilo Bambang Yudoyono (SBY) segera bertanggung jawab atas kejahatan Negara terhadap penculikan dan pembunuhan MARTINUS YOHAME ketua KNPB wilayah Sorong.

    2. Pangdam Cendrwasih Polda Papua , Polres dan Dandim Kota Sorong segera mengungkap pelaku Penculikan dan Pembunuhan terhadap MARTINUS YOHAME ketua KNPB Sorong Raja.

    3. Komnas HAM RI dan Komnas Perwakilan Papua dan Lembaga kemanusia yang Independen Segera melakukan penyelidikan terhadap Penculikan dan Pembunuhan Ketua KNPB wilayah Sorong Martinus Yohame.

    4. penculikan dan Pembunuhan terhadap Martinus Yohame Merupakan kejahatan Negara oleh sebab itu Negara bertanggung jawab dan mengadili para penjahat kemanusian di Papua Barat.

    5. Gubernur Provinsi Papua, provisi Papua Barat Pangdam dan Polda Papua Aktor Pembunuhan atau pemusnahan Ras ( Genosida ) di Papua Barat.

    Demikian pernyatan sikap kami terhadap penculikan dan pembunuhan terhadap ketua KNPB wilayah sorong Martinus Yohame .

    Numbay, 28 Agustus 2014
    Badan Pengurus Pusat
    KOMITE NASIONAL PAPUA BARAT ( BPP-KNPB)

    VICTOR F. YEIMO ONES N. SUHUNIAP
    Ketua Umum Sekertaris Umum

    Anggota Militan KNPB Wilayh Fakfak West Papua disiagakan

    Anggota Militan KNPB Wilayh Fakfak West Papua disiagakan


    Militan KNPB Wilayah Fakfak
    Jayapura - AMP News,--Terkait beredarnya isu yang menyebutkan bahwa akan terjadi pengibaran bendera bintang kejora di daerah workshop yang merupakan basis KNPB wilayah Fakfak.

    Menyinggung adanya puluhan anggota militan KNPB yang disiagakan di markas KNPB yang berlokasi di Jalan Kokas, sekitar 3 km dari Kota Fakfak, Melianus Wantik menegaskan bahwa keberadaan militan adalah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
    “Isu itu tidak benar. Kami tidak melakukan cara-cara seperti itu. Saya mengharap agar kita tidak terpengaruh oleh provokasi dan isu-isu yang sengaja dibangun oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.” Tegas Melianus.
    Senada dengan itu, anggota parlemen rakyat Papua Barat, Yoris mengatakan, “Jangan terpengaruh isu-isu murahan. Tetap lakukan aktivitas seperti biasa. Kami dari parlemen rakyat menjamin keamanan rakyat.”
    Andry Letsoin, penasehat KNPB Fakfak juga menyerukan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh isu-isu. “Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Fakfak, agar tidak terprovokasi oleh gerakan-gerakan pembusukan seperti ini.” Ujar Andry.
    Adanya militan yang berseragam loreng, langsung mendapat reaksi antisipasi dari polisi. Puluhan polisi bersenjata laras panjang disiagakan di simpul jalan 1 km sebelum markas KNPB. Polisi juga mengutus salah seorang anggotanya untuk mengundang pimpinan KNPB untuk berdialog di Terminal Jalan Kokas, dimana polisi bersiaga.
    Mendapat undangan tersebut, Melianus mengatakan akan membicarakannya dengan pengurus KNPB yang lain.
    “Saya akan membicarakan hal ini lebih dulu. Namun jika saya datang, tentu saya tidak sendiri. Ada beberapa orang yang ikut, juga kami akan didampingi oleh anggota keamanan kami.” Ujar Melianus.
    Setelah lama ditunggu tetapi tidak mendapat respon dari KNPB, akhirnya polisi ditarik mundur ke Mapolsek Fakfak kota. Meski situasi menghangat, namun keamanan masih dalam kendali aparat keamanan. (wah)

    Catatan KNPB Tentang Persatuan

    Catatan KNPB Tentang Persatuan

    KNPB lahir sebagai organisasi persatuan perjuangan pasca generasi PDP mati suri sejak tahun 2000. KNPB hadir memediasi rakyat dan perjuangan dalam gerakan sipil, agar gerakan-gerakan sporadis bisa menyatu dan mendorong gerakan dari bawah, juga mendorong terbentuknya solidaritas internasional.



    Sejak tahun 2008, anak-anak muda dalam KNPB meninggalkan kesenangan dan kemewahan dunia. Mereka rela putuskan bangku kuliah di Jawa, Bali, Sulawesi dan memilih exodus ke tanah air demi panggilan negeri. Aktivis-aktivis KNPB selalu klaim diri sebagai media, bukan sebagai pemimpin perjuangan yang gila jabatan atau popularitas dalam perjuangan. Itu sebabnya, KNPB selama ini memediasi rakyat dan menyediakan panggung bagi kelompok-kelompok perjuangan untuk orasi, baik DAP, PDP, WPNA, WPNCL, Tapol-Napol, bahkan TPN-OPM.



    KNPB bukan badan politik perjuangan (sekalipun jika mau, KNPB dapat ambil alih panggung politik perjuangan Papua), tetapi mereka, KNPB mendorong terbentuknya badan representasi perjuangan nasional melalui Dewan Rakyat atau Parlemen Daerah. Hal itu dilakukan karena mereka menghargai rakyat dan organ-organ perjuangan. KNPB tidak ingin mengklaim sebagai pemilik perjuangan tetapi mereka biarkan rakyat selaku pemilik perjuangan dapat memilih dan menentukan masa depan perjuangan mereka.



    Proses ini tidak diindahkan oleh beberapa aktivis reaksioner yang tergabung dalam KRP III. Kini hasil KRP III yang mendirikan Negara Federal Papua Barat menjadi biang perpecahan faksi-faksi besar seperti faksi proklamasi kemerdekaan Republik Papua Barat tahun 1971, Bintang 14, Kelompok 27 November pimpinan Michael Karet, faksi Goliat Tabuni 1 Mei 2006. Juga terhadap kelompok PDP, WPNCL, JDP, dll yang tidak sepaham dengan kongres III. Aktivis-aktivis reaksioner yang tidak memiliki tahapan matang dalam perjuangan inilah yang menghalangi proses penyatuan yang sedang digalang oleh KNPB, baik antar diplomat di tingkat internasional, maupun di tingkat pertahanan militer Papua.



    Padahal KNPB sudah berulang kali, diberbagai kesempatan memperingatkan, juga menawarkan solusi-solusi yang strategis menuju persatuan nasional dalam perjuangan Papua Merdeka, yaitu diantaranya meminta kesepahaman semua faksi-faksi untuk bersama-sama mendorong terbentuknya Dewan Rakyat sebagai badan representasi perjuangan, tanpa mempersoalkan indentitas faksi atau kelompok masing-masing.



    Pertanyaannya, siapa salah? dan bagaimana metode dan tahapan persatuan? Tolong kawan-kawan yang pandai kritik kerja-keraj KNPB jelaskan!
     
     photo bendera-bintang-kejora-dan-cewek-bule-jpg1_zps4a30c64f.jpg
     photo SALAMPEMBEBASANDANREVOLUSI_zpsbdffla8q.gif