photo fgr_zpsa263fa65.gif

Headlines News :
Home » , , , , , , , » Kami Adik-adik yang Duduk di Bangku Sekolah Suadah Siap Bangkit untuk Melawan Kolonial Indonesia

Kami Adik-adik yang Duduk di Bangku Sekolah Suadah Siap Bangkit untuk Melawan Kolonial Indonesia

LULUS SMA, KAMPANYE PAPUA Kami Adik-adik yang Duduk di Bangku sekolah (SMA) Suadah Siap Bangkit untuk Melawan Kolonial Indonesia. Bagaimana dengan kakak-kakak yang duduk di bangku kuliah (Mahasiswa) ?MERDEKA “BOIKOT PILPRES 2014”

Para siswi ini rayakan kelulusannya dgn sikap nasionalis yg gagah.Tidak sangka, pakaian putih sekejap berubah warna.  Bintang Kejora menjadi pilihan utama dalam menggores pakaiannya. Ini sikap berbalik dr rekan-rekan yg lainnya di seantero nusantara.
Kelulusan kami dari SMA ini sebagai ilustrasi bagi kami dan kesenangan sesaat bagi kami karena kami merasa bawah kami masih dijajah oleh bangsa lain di tanah kami papua barat. Kami tidak merasa kelulusan ini membawah kesenanagn mulia dalam hidup ini, kelulusan ini hanya kesenangan sesak maka kami kemarin Kampanye papua merdeka di jalan dan menyerukan Boikot Pilpres 2014 yang dilakukan oleh bangsa penjajah diatas tanah papua barat.

Bagi mereka yang tidak mengenal akan penjajahan diatas tanah kami, mereka bersenang-senang namun mereka tidak mengerti bawah saat ini mereka sedang di injar untuk bunuh mereka oleh bangsa penjajah Indonesia, pembunuhan secara lansung maupun tidak lansung. Secara lansung seperti dapat tembak. Secara tidak lansung seperti membunuh kami lewat makanan, minuman, HIV/AIDS.
Kami kampanye papua merdeka bukan senang karena kami Lulus, kelulusan hanya sebuah ilustrasi bagi kami karena kami masih di jajah oleh negara kolonial indonesia di atas tanah kami papua barat yang sebagai suatu negara yang pernah merdeka. Kami juga menyerukan boikot pemilihan presiden 2014 yang di lakukan bangsa penjajah, pemeras, pembunuh Indonesia.
Orang tua kami pun berkata kami punya Negara tersendiri yaitu West papua, kami bukan bangsa Indonesia, Indonesia di tanah papua hanya sebagai pembunuh dan pemeras. Kami  tidak pernah mengkui kami bagian dari Indonesia.
Ketika kami tau kami pun mengatakan untuk apa ikut semua kagiatan bangsa penjajah Indonesia yang penuh dengan kepentinan-kepentingan, membunuh dan membantai rakyat, menguras sumber daya alam kami. (DeGoo)
Oleh : Anipa Pigai.
Penulis adalah Pelajar Papua Di Nabire.

Foto-foto pelajar papua anti indonesia











Share this post :