Dari Komite Kota Malang Aliansi Mahasiswa Papua (AMP), atas nama Activis Independence Papua, kami dari Kantor Secretariat-General bersama segenap pejuang dan aktivis kemerdekaan bangsa dan Tanah
Papua menyampaikan :
BERDUKACITA SEDALAM-DALAMNYA
atas tewasnya Pimpinan Aktivis
KNPB pejuang Hak-Hak Dasar Bangsa
Papua di tangan aparat penjajah NKRI yang telah lama dan terus-menerus membunuh banyak anggota masyarakat
Papua
yang berteriak menuntut hak-haknya yang telah diperkosa, berawal dari
peristiwa penyerahan wilayah West Irian dari penjajah Kerajaan Belanda
kepada UNTEA, yang kemudian mengantar kepada pelaksanaan Penentuan
Pendapat Rakyat (Pepera) 1969 yang kita kenal dan tentang karena penuh
dengan pelanggaran HAM, cacat secara hukum dan praktek demokrasi
universal.
Para Almarhum Pimpinan Aktivis
KNPB
pejuang bangsa telah meninggalkan kita dan bergabung bersama para
pahlawan yang telah tiada, demi hargadiri, harkat dan martabat sebagai
sebuah bangsa dan tanah leluhur kita, bukan sekedar untuk kedamaian,
keamanan, kesejahteraan, kemabukan, yang bermuara kepada kedagingan
dalam rangka melayani ego dan kerakusan belaka, bertujuan jangka pendek
dan keuntungan pribadi belaka, seperti pandangan dan perbuatan kaum
pendukung NKRI. Kita berjuang bukan untuk sesenduk atau sepiring nasi,
bukan meminta belas kasihan, bukan juga meminta perhatian. Karena itu
kita tidak menuntut pengusutan atas pembunuhannya kepada penjajah yang
datang bukan untuk menghargai dan mengakui, tetapi untuk merampok,
menjarah, memperkosa dan membunuh.
Jangan Takut! Jangan ragu dan
bimbang! Jangan menyerah! Karena sejarah perjuangan telah mengajar kita
dan kita telah belajar dari kesalahan untuk berbenah dan maju. Kita
telah ada dalam rel perjuangan yang benar. Dan kita pasti akan mencapai
cita-cita kita yang mulia, karena harga telah dibayar oleh para pahlawan
kita.
Dikeluarkan di: Malang Aliansi Mahasiswa Papua Komite Kota Malang
Pada Tanggal: 17 Juni 2012 A M P
========================================================================
Secretary-General, Ketua